rahasia itu…


sedikit berbagi, begitu berarti… rahasia itu cuma  milik Alloh Subhanahu Wa Ta’ala. karena.. yang ada pada manusia hanyalah sebuah rekayasa perasaan dan sikap yang sewaktu-waktu bisa terkuak, apa itu dengan jalan yang baik, ataukah jalan yang tidak baik. Semua rencana, harapan dan keinginan boleh saja kita rangkai, boleh saja kita atur sedemikian rupa. Namun, sangat […]

pemalas dan rajin


sedikit berbagi, begitu berarti… Jujur, saia  adalah seorang pemalas yang rajin. karena… pemalas menurut saia, berati “pemeran yang berkelas”. Entah itu pemeran dilayar kaca ataupun pemeran dalam kehidupannya masing-masing. Baik yang pemeran utama atau mungkin hanya seorang figuran, bagi saia tidak ada bedanya. Dua-duanya tetap pemalas, jika saja mereka tahu cara untuk mengasah dan memolesnya sehingga […]

diam dan pasrah


sedikit berbagi, begitu berarti… diam adalah cara saia untuk pasrah pada keadaan karena… diam menurut saia, “didikan alam” merupakan investasi hidup yang sangat berharga walaupun saia sendiri banyak menyia-nyiakan praktek ilmu tersebut. Tanpa disadari, diam dapat membuat segalanya lebih baik dan mampu menjadi ‘guru’ dalam kehidupan kita terutama ketika dihadapkan pada dilema hidup. pasrah menurut […]

berlari dan tersenyum


sedikit berbagi, begitu berarti… berlari dan tersenyum adalah caraku untuk hidup dalam dunia penuh kepura-puraan. karena… berlari menurut saia “berarti lari”, entah itu lari dari kenyataan ataupun keabstrakan hidup. Lari ditempat ataupun lari kencang sama saja membuat diri menjadi lelah, meskipun badan menjadi terlihat sedikit ‘sehat’. tersenyum menurut saia “terpaksa senyum”, dalam keadaan apapun baik ketika […]

menunggu dan malu


sedikit berbagi, begitu berarti… Menunggu itu tidak melulu harus diam termangu dan terpaku dalam balutan ragu yang menggebu tanpa melakukan apapun yang mendorong kita untuk bergerak maju karena telah terperangkap dan terbelenggu dalam penjara pilu. Janganlah menambah beban malu yang ada pada dirimu, mulailah melaju dengan perlahan dan tanpa ragu, tengoklah sesekali ke belakangmu agar […]

balon itu…


sedikit berbagi, begitu berarti… Sebelumnya  saia minta maaf sama shahabat blogger semua, belum menyempatkan diri untuk sekedar berkunjung atau meninggalkan jejak kembali. Ada yang ‘rumah’-nya diganti dan ada yang dicat ulang biar tambah ‘gress’ nih. Ntar saia akan corat-coret ‘rumahnya’ biar tambah terkenal deeh. #hammer Saia juga jadi ikutan nge-cat ‘rumah’ nih. Warna yang menurut […]

sepi


sedikit berbagi, begitu berarti… Dingin.. Yang terbungkus sepi Mencabik hati yang suci Tanpa peduli rasa akan mati Ingin.. Yang terhempas pergi Coba kembali tuk berdiri Tanpa peduli semua kan memaki Isyarat hati telah terpaut Walau diselimuti rasa takut Bernegosiasi dengan sang maut Rasa ini tidak akan menciut Tenangkan diri dengan impian Sadarkan dengan perjuangan Jalani […]

stroberi dan semangka


sedikit berbagi, begitu berarti… Sehabis dzuhur di bawah pohon randu “kaa…aku cantik tidak?” tanya stroberi pada semangka. “hmm..kamu mau aku jujur atau tidak?” terdengar sedikit ketus dari bibir semangka. “aku mau kamu jujur ka…!” sergah stroberi. “ohh…kamu itu jelek tahu..!!” tegas semangka. Stroberi terlihat sedikit kikuk dan kecewa dengan pernyataaan orang yang ia sayangi, sembari […]

yogja kelabu


sedikit berbagi, begitu berarti… Yogja, 19 Desember 2011 “Nak…tidak usah kau pikirkan yang sudah pergi” sahut ibuku. Seakan beliau dapat membaca hati anaknya yang kini tengah terombang-ambing akibat kejadian seminggu yang lalu. “Semuanya sudah diatur Gusti  Alloh, tidak ada yang dapat menghindar dari kehendak-Nya. Insyaalloh ada hikmah dibalik kejadian kemarin.” Ibuku sembari memeluk anaknya dengan […]