dia itu…


sedikit berbagi, begitu berarti… ratusan kali ku mencoba, tetap saja gagal. ribuan kali pun ku bangkit, tetap saja ¬†terjatuh. jutaan kali berpaling, perasaanku tetap padanya. tak pernah berubah, tak pernah hilang. saat ini, yang ku butuh hanya dia. yang ku mau memang cuma dia. tiada yang lain, selain dia. hujan yang lebat, angin yang bergemuruh, […]

menunggu dan malu


sedikit berbagi, begitu berarti… Menunggu itu tidak melulu harus diam termangu dan terpaku dalam balutan ragu yang menggebu tanpa melakukan apapun yang mendorong kita untuk bergerak maju karena telah terperangkap dan terbelenggu dalam penjara pilu. Janganlah menambah beban malu yang ada pada dirimu, mulailah melaju dengan perlahan dan tanpa ragu, tengoklah sesekali ke belakangmu agar […]

sepi


sedikit berbagi, begitu berarti… Dingin.. Yang terbungkus sepi Mencabik hati yang suci Tanpa peduli rasa akan mati Ingin.. Yang terhempas pergi Coba kembali tuk berdiri Tanpa peduli semua kan memaki Isyarat hati telah terpaut Walau diselimuti rasa takut Bernegosiasi dengan sang maut Rasa ini tidak akan menciut Tenangkan diri dengan impian Sadarkan dengan perjuangan Jalani […]

diam saja


sedikit berbagi, begitu berarti… badanku memang bau bukan berarti jarang mandi mungkin aku hanya tak peduli pada manusia yang sok tahu diam…dan rasakan saja rambutku memang gondrong karena aku jarang sikat gigi jelas aku kurang bersimpati pada manusia yang suka bohong diam…dan lihat saja pakaianku jauh dari rapi bukan berarti tak disetrika lebih baik hidup […]

etika menyelam


sedikit berbagi, begitu berarti… dalam lautan kehidupan terdalam… semakin dalam kita menyelam semakin paham gelapnya malam bukan karena hidup yang suram bukan juga masa lalu yang kelam tiba saatnya tabung oksigen habis karena sikap hidup yang anarkis digugatlah garis-tangan dengan sadis padahal sedang menyelam dengan manis dalam lautan kehidupan terdalam… kemana lagi tempat tuk bersandar […]

teh dan mie instan


sedikit berbagi, begitu berarti… aduklah teh sakit hati bersama sebongkah gula kebaikan dinginkan sejenak dengan berbaiksangka mudah-mudahan jadi teh manisnya hidup rebus mie instan rasa dengki bersama sebutir telor takabbur jangan lupakan bumbu tawadhu agar jadi mie instan hepi teh sakit hati mie rasa dengki siap disantap dengan pedasnya caci-maki

menjelang maghrib


sedikit berbagi, begitu berarti… jangan pernah takut untuk takut berkata jangan jangan pernah menyerah untuk hidup yang teramat lelah sudahi bermimpi terus benahi tanpa peduli semua akan memaki jangan pernah menangis karena nasib yang sadis jangan pernah tertawa karena takdir bersandiwara menyelamlah sampai kau mati tanpa peduli ikan-ikan menggigiti