pemalas dan rajin


sedikit berbagi, begitu berarti… Jujur, saia  adalah seorang pemalas yang rajin. karena… pemalas menurut saia, berati “pemeran yang berkelas”. Entah itu pemeran dilayar kaca ataupun pemeran dalam kehidupannya masing-masing. Baik yang pemeran utama atau mungkin hanya seorang figuran, bagi saia tidak ada bedanya. Dua-duanya tetap pemalas, jika saja mereka tahu cara untuk mengasah dan memolesnya sehingga […]

diam dan pasrah


sedikit berbagi, begitu berarti… diam adalah cara saia untuk pasrah pada keadaan karena… diam menurut saia, “didikan alam” merupakan investasi hidup yang sangat berharga walaupun saia sendiri banyak menyia-nyiakan praktek ilmu tersebut. Tanpa disadari, diam dapat membuat segalanya lebih baik dan mampu menjadi ‘guru’ dalam kehidupan kita terutama ketika dihadapkan pada dilema hidup. pasrah menurut […]

berlari dan tersenyum


sedikit berbagi, begitu berarti… berlari dan tersenyum adalah caraku untuk hidup dalam dunia penuh kepura-puraan. karena… berlari menurut saia “berarti lari”, entah itu lari dari kenyataan ataupun keabstrakan hidup. Lari ditempat ataupun lari kencang sama saja membuat diri menjadi lelah, meskipun badan menjadi terlihat sedikit ‘sehat’. tersenyum menurut saia “terpaksa senyum”, dalam keadaan apapun baik ketika […]

stroberi dan semangka


sedikit berbagi, begitu berarti… Sehabis dzuhur di bawah pohon randu “kaa…aku cantik tidak?” tanya stroberi pada semangka. “hmm..kamu mau aku jujur atau tidak?” terdengar sedikit ketus dari bibir semangka. “aku mau kamu jujur ka…!” sergah stroberi. “ohh…kamu itu jelek tahu..!!” tegas semangka. Stroberi terlihat sedikit kikuk dan kecewa dengan pernyataaan orang yang ia sayangi, sembari […]

yogja kelabu


sedikit berbagi, begitu berarti… Yogja, 19 Desember 2011 “Nak…tidak usah kau pikirkan yang sudah pergi” sahut ibuku. Seakan beliau dapat membaca hati anaknya yang kini tengah terombang-ambing akibat kejadian seminggu yang lalu. “Semuanya sudah diatur Gusti  Alloh, tidak ada yang dapat menghindar dari kehendak-Nya. Insyaalloh ada hikmah dibalik kejadian kemarin.” Ibuku sembari memeluk anaknya dengan […]

kuburan gila


sedikit berbagi, begitu berarti… Malam yang dingin, rupanya tidak menyurutkan niatku untuk sekedar keluar rumah mencari sebongkah berlian. Terdengar gila memang, disaat akal dan logika menjadi ukuran seseorang normal atau tidak. Disaat itu pula rasa kemanusiaan mulai sedikit terkikis. Aku dicap sebagai orang gila yang mengada-ada, aneh dan dijauhi dari kampungku sendiri. Ini semua tidak […]

sikecil guntur


sedikit berbagi, begitu berati… Saia akan mencoba kembali cerita pendek yang sangat pendek dan tidak jelas, semoga bermanfaat buat yang tidak membacanya. Nah lho. Dalam dunia per-gajahan, adalah hal yang cukup absurd jikalau gajah terlahir kecil alias tidak besar dan tidak normal seperti biasanya. Namun itulah yang terjadi pada masa sebelum gajah seperti terlihat sekarang […]

nek surti..seekor semut


sedikit berbagi, begitu berarti… Ini tulisan kedua setelah saia ‘amnesia’ dikit…cerita pendek yang benar-benar pendek tentang seekor semut yang berjuang untuk mencari nafkah demi menghidupi cucunya tercinta. Alkisah ada seekor semut, nano nama semutnya. Dia tinggal hanya bersama neneknya, bapaknya pergi entah kemana setelah sang istri tercinta meninggal karena ‘kecelakaan’ akibat terinjak oleh seorang anak […]

menulis (lagi)…?


sedikit berbagi, begitu berarti… Hey…,sudah lama sekali saia tidak melakukan ini. Hampir sewindu atau satu dasawarsa yah kira-kira saia mulai mengurangi sedikit kebiasaan untuk menulis. Tunggu sebentar, saia akan mencari kambing hitam untuk alasan yang baik sehingga saia terkesan bukanlah seorang pemalas atau seorang yang mudah terbawa arus suasana. Tapi nyatanya, saia sendiri tidak tahu […]

katanya demokrasi


sedikit berbagi, begitu berarti… katanya demokrasi banyak orang melek informasi sayangnya hanya seputar ‘rok mini’ katanya demokrasi ini itu saling berbagi nyatanya banyak yang unjuk gigi katanya demokrasi bebas keluarkan isi hati asalkan tidak bau terasi katanya demokrasi tidak berbelit soal birokrasi asalkan kantong bos terisi