jangan pergi agustus…


sedikit berbagi, begitu berarti…

illustrasi (portghinion.deviantart.com)

di sisa penghujung malam
ku menyeka air mata hitam
jatuh berderai dan terdiam
di ikuti isak tangis yang kelam

duduk membisu didekat jendela
tak kuasa jalani semua tanpanya
beri salam perpisahan yang nyata
pada seraut wajah sedikit bercahaya

jangan pergi agustus…

bayanganmu kian menjauh
serasa bumi akan runtuh
padahal hati sebelumnya utuh
namun sekarang menjadi luluh

tidakkah tersimpan dimemorimu
suatu masa indah dulu
ketika ku masih jualan jamu
lalu kau datang merayu

jangan pergi agustus…

balap karung aku memang juara
lomba makan kerupuk juga juara
panjat pinang pun aku juara
tapi kenapa rasa hati masih sengsara

kering sudah air mata ini
seiring kemarau panjang dihati
apakah lebih baik ku minum kopi
biar sakit ini terobati

jangan pergi agustus… 

malam yang hampir habis
kebersamaan kita pun ikut terkikis
oleh derasnya ombak cinta yang sadis
membuat jiwa semakin miris

dalam harapan ada sebongkah kecemasan
yang terpatri pada rapuhnya pemilik hati

(lirih seorang JUL..)

#dilatarbelakangi berakhirnya bulan agustus

Advertisements

14 thoughts on “jangan pergi agustus…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s