nak…


sedikit berbagi, begitu berarti…

illustrasi (blogsangpemenang.blogspot.com)

nak dengarlah bicara bapakmu
yang kenyang akan hidup terang dan redup
letakkan dahulu mainan itu
duduk dekat bapak sabar mendengar
kau anak harapanku yang lahir di jaman gersang
segala sesuatu hanya ada karena uang

kau anak dambaanku yang besar di kancah perang
kau harus kuat yakin pasti menang
sekolah biasa saja jangan pintar-pintar percuma
latihlah bibirmu agar pandai berkicau
sebab mereka sangat perlu kicau yang merdu
sekolah buatmu hanya perlu untuk titel
peduli titel didapat atau titel mu’jizat

hidup sudah susah jangan dibikin susah
cari saja senang walau banyak hutang
munafik sedikit jangan terlalu jujur
sebab orang jujur hanya ada di komik
pilihlah jalan yang mulus tak banyak batu
sebab batu-batu bikin jalanmu terhambat

pilihlah jalan yang bagus tak ada paku
sebab paku itu sakit apalagi yang berkarat
jadilah kancil jangan buaya
sebab seekor kancil sadar akan bahaya
jadilah bandit berkedok jagoan
agar semua sangka engkau seorang pahlawan
jadilah bunglon jangan sapi
sebab seekor bunglon pandai baca situasi
jadilah karet jangan besi
sebab yang namanya karet tahan kondisi

#tribute to Iwan Fals
#lirik by Rahman Tardjana

(sumbernya:disini)

Advertisements

16 thoughts on “nak…

  1. Bapak saia ga pernah memberikan renungan seperti inii:((
    Saia tdk memiliki kisah yang terlalu manis sama bapak saia, tp saia sayang dia melebihi apapun 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s