mitosnya mules


sedikit berbagi, begitu berarti…

illustrasi (thepetarung.wordpress.com)

Ketika sedang asyik-asyiknya jalan, entah itu dimana saja. Tiba-tiba kita merasa perut kita mulas alias mules bin sakit perut pengen buang hajat (uups B.A.B maksudnya). Kebetulan karena kita jaim dan berhubung lagi di taman atau di jalan raya, karena sambil nyari-nyari toilet terdekat tak kunjung ketemu. Eh, malah ketemu batu-batu kecil atau kerikil. Teringatlah petuah orangtua dulu bahwa kalau kita sedang mulas alias mules, coba kantungin ajah tuh batu-batu kecil di kantong belakang kita. Masih inget dengan mitos tersebut?

Waktu masih kecil, saia pun tidak lepas dari stigma atau mitos itu. Petuah yang saia yakini mujarab bin maknyoos, suatu ketika mau bermain bola tiba-tiba langsung keringetan, padahal belum main dan jadi cadangan. Perut saia waktu itu mules bangeet, gak tahaan. Di tengah lapangan mana ada toilet, sungai ataupun kali mau pulang tambah jauh lagi. Tambah panik bin salah-tingkahlah, mondar-mandir gak jelas. Inget kata emaak, kalo lagi mules ngantongin batu ajah. Buru-buru daah nyari batu di pinggir lapangan deket rumput-rumput yang rada tinggi. Alhamdulillah tuh dapet batunya.

Kepanikan selanjutnya terjadi, nah lho..kira-kira batunya mau di taro dimana? secara celana bola saia waktu itu tidak ada kantongnya sama sekali. Sambil terbirit-birit saia makin kalang kabut. Entah udah berapa ember keringet mengucur menahan hajat. Ditengah bolak-balik gak jelas sambil menggerutu kawan saia menghampiri, “kenapa luuh, kayak kebakaran jenggot” tanya kawan penasaran. Padahal waktu kecil kan gak ada jenggotnya, “gueh mules euy..gak tahan pisaan” sambil tetap tak mau diam saia sangking paniknya. Apa kata dunia, kalau sampai keceplosan di tengah lapangan? bisa runyam urusannya. Sekuat tenaga pokoknya harus ditahan, “kantongin ajah batuu..nooh” sambil nunjuk batu-batu kecil. “Nih, dah gueh pegang malah..cumaa celana gueh gak ada kantongnya”. Saat yang bersamaan, saia melirik celana kawan saia, ternyata bukan celana bola melainkan celana sontog lepis (selutut) dan paling penting ada kantongnya.

Tanpa ba bi bu, saia minta tukeran celana demi ngantongin batu dan terlepas dari ‘siksaan’ itu (buang hajat). Kawan saia juga akhirnya pasrah. Setelah memakai celana sontog lepis tersebut, batu-batunya saia masukin kantong belakang. Lalu, diam sejenak sambil meratapi termenung ke arah tengah lapangan yang memang sudah main dari tadi. Jalan-jalan dengan langkah kecil dipinggir lapangang. Eh, memang mujarab sepertinya. Rasanya perut yang mulas tadi sudah benar-benar hilang. Fiuuh, legaa sekali entah karena memang karena petuah itu yang mujarab ataukah karena batunya. Masih jadi misteri buat saia, sampai langsung saia dipanggil untuk menggantikan kawan saia yang kelelahan main bola. Waktunya pas banget, untungnya bukan pada saat saia kebelet lalu main bola. Arrgghh, tidak bisa dibayangkan.

Itulah cerita waktu saia kecil dulu, sampai sekarang saia masih penasaran tentang mitos petuah ngantongin batu itu. Mungkin ada yang tahu? Atau bagimana pengalaman kawan-kawan semuanya ketika mengalami hal tersebut. Ketika dalam kantor misalnya (lantai 20) mungkin yang saat itu toilet kantor bermasalah semua notabene gak ada batu atau kerikil sama sekali, lalu apa yang kira-kira kawan-kawan lakukan? Menahannya sekuat tenaga sampai terkentut-kentut? Atau tetep maksa masuk ke toilet yang bermasalah? Hayoo mau bagaimana? Sepertinya seruu kan? Apalagi di zaman yang serba modern dan serba instan ini yaah, masihkah kawan-kawan semua percaya dengan petuah-petuah orangtua dulu. Ingat, jangan takabbur lhoo.

Ini ceritaku, apa ceritamu..? ** bukan-iklan **

Mudah-mudahan bermanfaat.

NB:
cerita di atas fiksi lhoo..:-) 

Advertisements

5 thoughts on “mitosnya mules

    • masa sih cuma sugesti…
      sejauh apa tuh sugestinya?
      batu sama saluran pencernaan ada tuh hubungannnya..
      ** batu ginjal, kencing batu **

      #nah-Lho

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s