tak terbayangkan


sedikit berbagi, begitu berarti…

illustrasi (aurigel.com)

menatap sebuah kenangan dimalam minggu
teringat satu sosok yang tak terbayangkan

bentuk tubuhmu yang aduhai
bak gitar akustik dari bogor
kulitmu yang berwarna coklat
seakan serasi dengan bumi

kau lahir di atas tungku api
menari-nari dalam didihan air
senang hati rupanya dikau
menjelang hari bahagiamu

tarian yang penuh eksotisme
beradu senggol dengan lainnya
ritme gerakanmu sungguh indah
bertahan dalam gejolak rindu

ingin rasanya mengecupmu kala itu
membelaimu dengan hangat
menggigitmu dengan perlahan
jika tidak ingat kau masih belum dewasa

saat kau dewasa nanti
kulit coklatmu berganti putih
terpancar indah merona
dengan ranumnya tubuhmu

kau memaksa tiap orang mendatangimu
menari diwarteg, warsun juga wardang
dengan balutan merahnya si pedas
atau hitamnya si manis

aah..kau sungguh menggodaku
dengan polos tidak terbalut apapun
aah..kau sungguh merayuku
dengan rasamu yang tak terbayangkan

wahai “telor rebusku”

(diilhami oleh proses merebus telor, setelah matang langsung digado satu-persatu)

Advertisements

13 thoughts on “tak terbayangkan

  1. Pingback: siapa yang suka telor? | sedikit berbagi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s