dinding tebal do’a


sedikit berbagi, begitu berarti…

Al Kisah, pada masa Bani Israil ada seseorang yang berdo’a kepada Alloh SWT supaya diberi anak. Tiga tahun lamanya ia terus-menerus berdo’a. Ketika dirasakannya Alloh tidak juga mengabulkan doa’nya, ia lantas mengeluh, “Ya Robbi, apakah Engkau ini jauh, sehingga tidak mendengar do’aku ataukah Engkau dekat, sehingga tidak perlu menjawabku?”

penghalang do'a

illustrasi (macwallpapers.eu)

Anda tentu bertanya-tanya dalam hati, mengapa do’a orang ini belum juga dikabulkan? Atau mungkin anda juga pernah mengalaminya sendiri, misalnya, kenapa do’a anda tak kunjung diijabahi Alloh SWT? Mungkin di antara kita ada yang berdo’a agar anak-anaknya menjadi anak-anak yang sholeh dan sholehah, tidak bandel. Tapi kok kenyataannya tetap saja anak kita nakalnya minta ampun dan tak juga sembuh-sembuh. Mungkin ada pula yang telah bertahun-tahun bekerja keras lalu berdo’a agar dikarunia rizki yang berlimpah, tapi kok masih saja pas-pasan?

Pada suatu hari, Khalifah Ali bin Abi Tholib Karamallahu wajhah berkhutbah dihadapan rakyatnya. Tiba-tiba dari tengah-tengah kerumunan mereka, ada seseorang yang berdiri lalu berkata, “Ya Amirul Mukminin, mengapa do’a kami tidak diijabahi? Padahal Alloh SWT berfirman dalam Al-Qur’an: ‘ud’uuni astajib lakum’ (berdo’alah kepada-Ku, niscaya akan Ku-kabulkan do’amu).”

Mendengar pengaduan yang demikian, Sayyidina Ali pun menjawab, “Barangkali hatimu telah berkhianat kepada Alloh SWT dalam delapan hal:“Pertama,

engkau beriman kepada Alloh, akan tetapi tidak melaksanakan kewajibanmu kepada-Nya. Maka tidak ada manfaatnya keimananmu itu.

“Kedua,
engkau mengatakan beriman kepada Rasul-Nya, tetapi engkau menentang sunnahnya dan mematikan syari’atnya. Maka apa lagi buah keimananmu itu?

“Ketiga,
engkau membaca Al-Qur’an yang diturunkan melalui Rasul-Nya. Akan tetapi tiada yang engkau amalkan. Engkau berkata, “Sami’na wa atho’na” (Kami mendengar dan kami patuh), namun engkau menentang ayat-ayat-Nya.

“Keempat,
engkau mengaku takut kepada neraka. Namun setiap saat kau-antarkan dirimu ke neraka dengan maksiat yang kau perbuat. Maka kemanakah rasa takutmu itu?

“Kelima,
engkau menginginkan surga, tetapi setiap waktu kau lakukan hal-hal yang dapat menjauhkan dirimu dari surga. Maka mana bukti keinginanmu itu?

mohon-ampun

illustrasi (wisatareligi.com)

“Keenam,
setiap saat engkau merasakan kenikmatan yang diberikan Alloh. Akan tetapi engkau tidak mau bersyukur kepada-Nya.

“Ketujuh,
Alloh memerintahkan kamu agar memusuhi syetan, seraya  berkata: “Sesungguhnya syetan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia sebagai musuhmu karena sesungguhnya syetan-syetan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala.” (QS.AlFathir:6). Tetapi justru bersahabat dengannya.

“Dan kedelapan,
engkau letakkan cacat atau kejelekan orang lain di depan mata, lalu kau cela orang itu padahal sebenarnya engkau lebih pantas dicela daripada dia?”

Kemudian Sayyidina Ali pun berkata, “Nah, bagaimana mungkin do’amu diterima, sementara engkau telah menutup seluruh pintu dan jalan do’a tersebut. Bertakwalah kepada Alloh, perbaikilah amalmu, ikhlaskanlah batinmu dan lalu katakanlah amar ma’ruf nahi munkar. Insya Alloh, Dia akan segera mengabulkan do’amu itu.”

Jadi, mari kita renungkan bersama-sama dalam diri kita dan ukur diri kita sendiri dengan delapan hal yang sudah disebutkan di atas. Insya Allloh, kita akan segera menemukan jawaban-jawabannya. Mudah-mudahan kita selalu berbaik sangka dan ber-istiqomah di jalan yang diridhoi-Nya. Aamiin.

Di ambil dari:
Abu Nawas dan Telur Unta oleh Imam Musbikin
Hal.76

Advertisements

3 thoughts on “dinding tebal do’a

  1. Pingback: operasi kecil untuk reva « senitea's blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s