untuk para remaja


sedikit berbagi, begitu berarti…

teens-life

illustrasi (bro.blogspot.com)

Ini adalah hasil membolak-balik beberapa catatan lama saia tentang remaja, atau berkaitan dengan teens-life. Menurut info yang saia kutip dari belajarpsikologi bahwa remaja berasal dari kata latin adolensence yang berarti tumbuh atau tumbuh menjadi dewasa. Istilah adolensence mempunyai arti yang lebih luas lagi yang mencakup kematangan mental, emosional sosial dan fisik (Hurlock, 1992). Pasa masa ini sebenarnya tidak mempunyai tempat yang jelas karena tidak termasuk golongan anak tetapi tidak juga golongan dewasa atau tua.

Sedangkan definisi remaja yang dipaparkan oleh Sri Rumini & Siti Sundari, Zakiah Darajat, dan Santrock  menggambarkan bahwa masa remaja adalah masa peralihan dari masa anak-anak dengan masa dewasa dengan rentang usia antara 12-22 tahun, dimana pada masa tersebut terjadi proses pematangan baik itu pematangan fisik, maupun psikologis.

Kembali pada catatan lama saia, ada beberapa point yang berhubungan dengan masa remaja atau teens-life tersebut, saia sendiri lupa sumbernya dari mana, yang saia ingat saia tulis kembali dari sebuah buku pada waktu sekolah dulu. Mudah-mudahan point-point ini sedikit bermanfaat, silakan disimak:

  • Masa remaja muncul nggak lama-lama amat, tapi juga nggak lima menit. Jadi, harus di isi dengan persiapan menuju dewasa.
  • Tingkatkan kualitas hidup dengan berpegang teguh pada prinsip hidup dan bukalah hubungan baik dengan orang lain.
  • Kadang-kadang paradigma kamu tentang diri kamu keliru sehingga kamu sendirilah yang menciptakan keterbatasan-keterbatasan diri.
  • Carilah teman sebanyak mungkin, tapi janganlah menyandarkan hidup pada teman.
  • Kalau saia bergantung pada apa yang saia miliki dan ternyata yang sai miliki itu hilang, lalu saia ini siapa?.
  • Coba deh bilang “TIDAK” untuk sesuatu yang nggak sesuai dengan prinsip hidup kamu.
  • Kebiasaan kamu untuk mudah berhubungan  dengan orang lain mempengaruhi sejauh mana kamu akan meraih kebahagiaan.
  • Dengarkan, kalau tidak lidahmu akan membuatmu tuli.
  • Bina hubungan dengan menerima apa adanya, empati atau memahami sesama dan jujur.
  • Tips untuk berbesar hati antara lain menerima kenyataaan, menyusun rencana positif untuk perbaikan diri dan menyusun kembali landasan hubungan.

Sedangkan dalam islam, pergaulan remaja memiliki beberapa etika yang harus diperhatikan, seperti saia kutip dari sahabat assyafieq antara lain yang menjadi batasan dalam pergaulan yaitu:

  1. Menutup Aurat
  2. Menjauhi perbuatan zina

Tata-cara pergaulan dalam islam sendiri seperti:

  1. Mengucapkan Salam
  2. Meminta Izin
  3. Menghormati orang yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda
  4. Bersikap santun dan tidak sombong
  5. Berbicara dengan perkataan yang sopan
  6. Tidak boleh saling menghina
  7. Tak boleh saling membenci dan iri hati
  8. Mengisi waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat
  9. Mengajak untuk berbuat kebaikan
remaja-islami

illustrasi (mentoringku.wordpress.com)

Semua yang diatas hanya akan berupa teori atau konsep saja, kalau kita tidak menerapkan serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai tambahan, saia juga mengutip kisah empat orang remaja inggris yang masuk islam dari republika, mudah-mudahan meng-inspirasi anda semua:

..Simak pernyataan Hana Tajima (23 tahun) yang bekerja sebagai perancang busana. “Awalnya aku memiliki beberapa teman Muslim saat kuliah. Saat itu aneh saja. Mereka jarang keluar malam, ke klub atau nongkrong,” katanya. 

“Dan ketika aku mengambil mata kuliah filsafat, aku mulai bingung dengan makna hidupku. Padahal saat itu aku cukup terkenal di kampus. Aku sudah merasa cukup. Tapi aku bertanya, betulkah ini kehidupan yang aku inginkan?” kata Tajima, panjang lebar.

“Lalu aku membaca literatur tentang Islam dan perempuan. Anehnya, ternyata mereka sangat relevan. Semakin banyak aku membaca, semakin yakin aku terhadap Islam,” katanya.

Lain lagi dengan pengalaman Denise Horsley (26) yang bekerja sebagai guru menari. Ia kenal Islam lewat pacarnya. “Saat itu banyak orang bertanya apakah aku menjadi mualaf karena pacaran? Aku jawab tidak! Aku menemukan Islam. Aku tumbuh sebagai penganut Kristen,” katanya.

Horsley kini mengenakan jilbab. Ia mengatakan, jilbab adalah konsep penting dalam Islam. “Kerudung ini bukan sekedar pakaian atau tren. Mengenakan jilbab justru menyatakan kejujuran atas diri sendiri dan apa yang akan kau lakukan,” katanya.

“Sebenarnya sih, aku masih orang yang sama dengan yang sebelumnya. Cuma aku tidak minum-minuman keras, makan babi, dan sekarang aku shalat lima kali sehari,” katanya.

Pengalaman Dawud Beale (23) lebih unik. Sebelumnya, ia adalah pemuda rasis yang menyepelekan Islam. “Lalu aku berlibur ke Maroko. Di situ pertama kali aku berkenalan dengan Islam. Aku akui sebelumnya aku penganut rasis. Tapi sepekan usai pulang dari Maroko, aku memutuskan memeluk Islam,” katanya.

Beale bermukim di Somerset. Ketika ia baru-baru menjadi mualaf, sangat sukar menemukan masjid di Somerset, yang memang tidak ada. Ia lalu bertemu dengan rekan-rekan dari Hizb-ut Tahrir, gerakan politik Islam. “Ternyata banyak yang media barat katakan tentang Islam salah,” katanya.

“Aku yakin sudah menemukan jalan hidup yang tepat dalam Islam,” katanya lagi.

Sementara Paul Martin (27) mengatakan ia menikmati gaya hidup sebagai muslim. “Awalnya aku berkenalan dengan Islam setelah mengamati gaya hidup teman-teman Muslim. Mereka tampak menikmati betul hidup, tidak merusak tubuhnya. Setelah itu, aku mendalami Alquran,” katanya.

Seorang teman Martin lantas mengenalkannya ke seorang tokoh Islam yang berprofesi sebagai dokter. Martin banyak berkonsultasi tentang Islam dengannya. Mereka mengobrolkan Islam di kafe. “Saya mengucapkan dua kalimat syahadat saya di kafe,” kata Martin. “Saya tahu banyak yang mengucapkan dua kalimat syahadat di masjid, tapi bagi saya, Islam bukan sekedar tempat di mana kau percaya pada Allah SWT. Islam adalah tempat di hatimu,” katanya.

Bagaimana..??
Mudah-mudahan bermanfaat yah. Dan Alloh SWT senantiasa memberikan kita Taufik dan  Hidayah-Nya pada kita semua. Aamiin.

Advertisements

One thought on “untuk para remaja

  1. Pingback: enaknya KTP (E-KTP) « senitea's blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s